20 Tempat Wisata Dataran Tinggi Dieng Paling Populer dan Terfavorit

sikatdiengtour.co.id – Apa istimewanya Dataran Tinggi Dieng? Keistimewaannya itu tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Dieng memiliki keindahan yang luar biasa bagusnya. Kita bisa melihat keindahan ciptaan Tuhan dari sini.

20 Tempat Wisata Dataran Tinggi Dieng Paling Populer dan Terfavorit

Wisata Dataran Tinggi Dieng tidak melulu soal gunung, di Dieng juga banyak telaga, kawah dan candi yang luar biasa bagusnya. Kali ini, kami akan mengajak anda berjalan-jalan di Dataran Tinggi Dieng dan merekomendasikan tempat wisata Dieng yang wajib anda kunjungi jika berwisata kesini.

Sebelum kita mulai perjalanan kita, kita mulai dengan penjelasan singkat mengenai Dataran Tinggi Dieng. Dataran Tinggi Dieng masuk kedalam dua wilayah kabupaten, yaitu Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara.Dieng merupakan kawasan vulkanik aktif dan dapat dikatakan sebagai gunung api raksasa yang memiliki beberapa puncak dan kepunden kawah. Hal ini menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk mengunjungi tempat ini karena terdapat berbagai macam fenomena alam fulkanis.

  1. Bukit Sikunir, Berdiri di Atas Tanah Tapi Dekat Dengan Awan

Kalian pernah nonton film 5CM? Bukit sikunir ini adalah tempatnya para wisatawan berburu sunrise. Ini adalah salah satu tempat dimana kita bisa menikmati dunia dari atas awan, makanya banyak orang bilang kalau Dieng itu “Negri di Atas Awan”. Tempat ini hampir tidak pernah sepi, karena kenapa? Karena perjalanan menuju puncak bisa di tempuh sekitar 30 menit dengan berjalan kaki, selain itu rintangan yang kita hadapi juga tidak terlalu sulit. Untuk menikmati sunrise terbaik di sini, kamu bisa datang sekitar bulan Juli – Agustus karena pada bulan itu adalah musim kemarau sehingga langit akan tampak bersih dan jarang hujan. Biasanya para wisatawan akan menginap di Homestay untuk mendapatkan spot terbaik mendapatkan sunrise karena selain harus mempersiapkan dinginnya, kita harus berangkat pagi-pagi buta.

  1. Telaga Pengilon, Tempat bersemayamnya Para Dewa

Telaga ini lokasinya berdekatan dengan Telaga Warna, tetapi Telaga Pengilon memiliki karakteristik yang berbeda. Telaga Pengilon memiliki air yang jernih dan tidak memiliki warna. Filosofinya telaga ini adalaha Pengilon atau ngilo dalam bahasa Indonesia dapat diartikan bercermin. Makanya telaga ini di sebut dengan Telaga Pengilon karena sesuai dengan karakteristiknya.

  1. Telaga Merdada, Telaga Terluas di Dataran Tinggi Dieng

Berlokasi di Desa Karangtengah, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, telaga ini bentuknya menyerupai kaldera bekas letusan gunung berapi yang kemudian tergenang dengan air. Pemandangan ini akan terlihat jelas jika kita melihatnya dari ketinggian.

  1. Telaga Menjer, Telaga Terluas di Kaki Gunung Pakuwojo

Telaga yang satu ini bisa kamu nikmati dari kejauhan maupun dari dekat dengan merasakan sensasi menunggangi rakit mengarungi telaga ini. Ya, disini terdapat tempat penyewaan rakit untuk mengarungi telaga ini. Keren kan. Kamu bisa mendapatkannya sekitar 150 – 200 rb per rakit. Waktu yang dibutuhkan untuk mengelilingi telaga ini pun tidak lama, sekitar 30 menit, cukup untuk membuat moment-moment indah di atasnya.

  1. Gunung Prau, Obyek Wisata Pendakian

Kamu suka hiking? Di Dieng banyak pilihan buat kamu yang suka mendaki, salah satunya sudah di bahas di atas dan kita akan bahas yang satu ini. Gunung Prau berbeda dengan Bukit Sikunir, karena kalian perlu persiapan yang matang terutama fisik, makanya obyek wisata yang satu ini dikhususkan untuk kalian yang hobi mendaki gunung atau pecinta alam. Pemandangan gunung ini ngga kalah sama pemandangan di gunung lain yang lebih populer seperti Gunung Sindoro, Sumbing maupun Merapi atau yang lainnya. Keistimewaan Gunung Prau terletak pada *sensor ( nanti tau sendiri deh ). Haha, engga saya beritahu salah satu keistimewaannya adalah Bukit Teletubies, dimana bukit ini menyerupai dengan setting serial anak-anak Teletubies dengan hamparan padang rumput yang hijau dan luas. Ketinggian Gunung Prau adalah 2.565 mdpl. Jalur pendakian Gunung Prau bisa melewati Desa Patak Banteng atau bisa melewati Dieng.

  1. Komplek Candi Arjuna, Percandian Tertua di Pulau Jawa

Ini dia salah satu candi yang ada di Dieng, disini tidak hanya ada satu candi, tapi ada lima candi, makanya obyek wisata yang satu Ini sering disebut dengan Kompek Percandian Arjuna. Candi yang ada di Komplek Percandian Arjuna adalah Candi Arjuna, Candi Semar, Candi Srikandi, Candi Puntadewa dan Candi Sembadra. Berdasarkan prasasti yang di temukan,  kemungkinan candi ini dibangun pada awal abad ke IX M.

  1. Dieng Platheu Theater, Nonton Sejarah Dieng

Dengan konsep seperti bioskop pada umumnya, Dieng Platheu Theater menayangkan film dokumenter seputar Dieng. Dieng Platheu Theater memiliki kapasitas sekitar 100 tempat duduk,  Film dokumenter yang ditayangkan di sini berdurasi sekitar 20 menitan. Bagaimana? Tertarik dengan obyek yang satu ini?

  1. Gardu Pandang Tieng, Sunrise Mudah Dataran Tinggi Dieng

Ini adalah salah satu spot untuk menikmati indahnya alam Dieng. Disini, para wisatawan akan disuguhkan pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Kembang, Gunung Prau dan pemukiman warga serta hambaran lahan pertanian. Terlebih jika anda datang saat pagi hari, anda akan disajikan dengan sunrise yang menawan. Gardu pandang Tieng memiliki ketinggian sekitar 1700 Mdpl. Gardu Pandang Tieng ini berlokasi di Desa Setieng. Jika kamu berwisata lewat jalur Wonosobo, pasti melewati Obyek yang satu ini karena obyek ini berada di pinggir jalan persis.

  1. Batu Ratapan Angin, Melihat Indahnya Telaga Warna Dari Atas

Tempat wisata yang satu ini ngga kalah sama tempat wisata yang lainnya dan pastinya jangan sampai terlewat kalau kamu berwisata ke Dataran Tinggi Dieng. Tempat ini akan jadi latar belakang yang bisa bikin teman kamu yang belum pernah kesini semua iri. Bagaimana tidak? Dengan suguhan Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari ketinggian akan jadi latar belakang yang menawan, belum lagi hamparan alamnya dan pemandangan langit semakin membuat obyek yang satu ini menjadi sangat menawan. Lokasi dari obyek wisata yang satu ini terletak di daerah Dieng Platheu Theater, anda bisa menemukan pintu masuknya disana. Tapi, untuk sampai kesana kita butuh tenaga ekstra karena kita harus berjalan kaki melewati tanjakan-tanjakan kecil. Perjalanan yang dibutuhkan sekitar 10-15 menit.

  1. Sumur Jalatunda, Fenomena Geologi Dataran Tinggi Dieng

Kamu tahu sumur kan? Pasti tahu. Tapi beda dengan sumur yang satu ini. Sumur ini tidak ada campur tangan dari manusia saat pembentukannya. Sumur ini terbentuk akibat adanya fenomena geologi yaitu letusan dari gunung berapi jutaan tahun yang lalu. Lambat laun, lubang bekas dari letusan gunung berapi terisi oleh air sampai saat ini. Sumur ini memiliki kedalaman sekitar 90 meter. Memang obyek yang satu ini masih jarang di kunjungi oleh wisatawan karena letaknya yang tersembunyi tapi buat kamu yang meu berwisata ke Dataran Tinggi Dieng, tempat ini wajib ada di daftar tempat yang wajib kamu kunjungi.

  1. Kawah Sikidang, Berpindah Tempat Layaknya Kijang

Memiliki luas sekitar 200 m2, kawah ini juga wajib ada di daftar obyek yang harus kamu kunjungi. Walaupun berada di tanah yang datar, kamu juga harus tetap hati-hati karena Kawah Sikidang juga mengandung kadar belerang yang tinggi. Untuk menjaga keamanan wisatawan, pengelola sudah membangun pagar pembatas.

  1. Telaga Warna, Fenomena Alam Unik Dieng

Jangan sampai terlewatkan obyek wisata yang satu ini karena selain populer, obyek wisata yang satu ini menjadi daya tarik tersendiri di kalangan wisatawan. Terletak di ketinggian 2000 mdpl, telaga ini memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan telaga lain di Indonesia. Keunikan telaga yang satu ini terletak pada warna air yang sering berubah-ubah. Warna air di telaga ini sering berubah warna merah, hijau, biru, putih maupun lembayung. Fenomena alam ini terjadi akibat interaksi matahari karena telaga ini memiliki sulfur yang cukup tinggi.

  1. Telaga Cebong, Tempat Paling damai di Dieng

Telaga ini terletak di Desa Sembungan, dimana desa ini adalah desa tertinggi di Jawa Tengah. Tidak ada yang melewatkan telaga ini karena telaga ini terletak di area obyek Bukit Sikunir. Jadi biasanya para wisatawan akan beristirahat setelah menikmati indahnya sunrise di Bukit Sikunir. Disini para wisatawan disuguhkan dengan pemandangan alam berupa telaga dengan dikelilingi lahan pertanian milik penduduk. Terletak di ketinggian 2300 mdpl, telaga ini sering disebut sebaagai Telaga di Atas Awan.

  1. Kawah Candradimuka, Kesaktian Otot Kawat Tulang Wesi Gatot Kaca

Terletak di atas bukit dan dikelilingi pemandangan alam khas Dataran Tinggi Dieng, obyek yang satu ini berjarak 6KM dari kawasan wisata Komplek Candi Arjuna, tepatnya di Desa Pekasiran, Kecamatan Batur,  Kabupaten Banjarnegara. Memiliki legenda atau mitos yang beredar di masyarakat, disinilah tempat Gatot Kaca direbus sehingga memperoleh kesaktian otot kawat tulang besi. Kawah ini termasuk kawah aktif karena dari dalam kawah masih sering muncul semburan gas namun tidak berbahaya. Luasnya area obyek wisata ini membuat wisatawan dapat melihat Kawah Candradimuka dilihat dari manapun.

  1. Kawah Sileri, Kawah Terluas di Dataran Tinggi Dieng

Kawah ini dinamakan Kawah Sileri karena air dari kawah ini berwarna putih keabuan seperti Air Leri ( air bekas cucian beras ), maka dari itu dinamakan Kawah Si-Leri. Kawah ini merupakan kawah terluas yang ada di Dataran Tinggi Dieng. Kawah ini menyerupai danau vulkanik yang garis tengahnya mencapai satu kilo meter dan diyakini penduduk setempat sebagai kawah yang paling aktif di antara kawah-kawah yang ada di kawasan Dieng. Lokasi dari kawah ini ada di Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.

  1. Museum Kaliasa, Tempat Peninggalan Purbakala

Di obyek wisata yang satu ini, kamu bisa melihat berbagai temuan dan peninggalan purbakala berupa prasasti, arca, maupun potongan-potongan candi. Lokasinya ada di lereng Bukit Semurup, tepatnya di Komplek areal milik Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Jawa Tengah. Secara administratif, Museum Kaliasa berlokasi di Desa Dieng Kulon, Batur, Kabupaten Banjarnegara. Obyek wisata yang satu ini juga bersebrangan dengan obyek wisata yang lainnya, yaitu Candi Gatutkaca.

  1. Goa Semar, Wisata Mistis Dataran Tinggi Dieng

Goa selalu menyimpan berbagai kisah mistis, salah satunya di Goa Semar yang terletak di kawasan Telaga Warna. Walaupun sebenarnya di dekat Goa Semar ini terdapat banyak goa seperti Goa Sumur, Goa Jaran dan Goa Pengantin. Meskipun menyimpan kisah mistis, pengunjung tetap tertarik untuk melihat-lihat  bagaimana goa-goa ini.

  1. Tuk Bima Lukar, Air Mata Suci

Dilokasi ini, kebanyakan wisatawan menyempatkan diri untuk mencuci muka. Mata air yang muncul ini  dipancurkan melalui sebuah pancuran agar wisatawan atau orang yang berkunjung kemari dapat dengan mudah menikmati airnya. Lokasinya berada di perbatasan antara Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

  1. Arung Jeram Serayu, Olahraga Ekstrim

Letaknya memang tidak di Dataran Tinggi Dieng, tapi wisata yang satu ini wajib ada di dalam daftar kunjungan kamu kalo kamu berwisata ke Dieng. Wisata arung jeram adalah salah satu olahraga air yang termasuk ke dalam kategori olahraga ekstrim. Berlokasi di Sungai Serayu yang memiliki arus yang cukup ekstrim dan rintangan yang menantang, pasti akan membuat liburanmu terasa berbeda.

  1. Wisata Kuliner, Waktunya Makan

Ini saat yang di tunggu-tunggu para wisatawan untuk akhir dari perjalanannya, wisata kuliner. Di Dieng sendiri sebenarnya banyak makanan khas yang wajib jadi oleh-oleh untuk keluarga maupun langsung dinikmati di tempat. Sebut saja Carica, Purwaceng, Jamur Dieng, Mie Ongklok, dan lain-lain. Penasaran kan? Saya kasih sedikit bocoran deh.

Carica adalah buah pepaya Dieng, buahnya memang mirip sekali dengan buah pepaya, apalagi pohonnya, tapi bedanya, buah carica jauh lebih kecil daripada buah pepaya. Kira-kira sebesar genggaman orang dewasa. Biasanya buah ini dijadikan manisan, sirup, ataupun keripik.

Purwaceng adalah tumbuhan terna kecil yang akarnya dimanfaatkan untuk herbal. Manfaatnya adalaha untuk kebugaran tubuh.

Mie Ongklok adalaha mie biasa yang dicampur dengan bumbu kanji dan ebi. Bagi sebagian orang mungkin merasa berbeda dengan penampilannya, tapi setelah merasakan rasanya pasti minta tambah. Mie ini biasanya ditemani dengan sate ataupun tempe kemul dan geblek. Harganya pun cukup terjangaku, satu porsi mie hanya dibandrol sekitar 5.000 rupiah, tapi bagi kamu yang ingin menambahkan sate bisa di tambahkan 15.000 per 10 tusuk dan 500 rupiah untuk gorengan tempe kemul dan geblek.

Sekian 20 Destinasi Wisata Dataran Tinggi Dieng yang harus kalian kunjungi dan coba. Selamat mencoba yaaa

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *