Sunrise Bukit Sikunir, Berdiri di Atas Tanah Tapi Dekat Dengan Awan

Sunrise Bukit Sikunir

sikatdiengtour.co.id – Sunrise Bukit Sikunir, kalian pernah nonton film 5CM? Bukit sikunir ini adalah tempatnya para wisatawan berburu sunrise. Ini adalah salah satu tempat dimana kita bisa menikmati dunia dari atas awan, makanya banyak orang bilang kalau Dieng itu “Negri di Atas Awan”.

Sunrise Bukit Sikunir, Surga Bagi Pencari Matahari Terbit

Jika berasal dari jogja, solo, ataupun surabaya cari bus jurusan magelang. Sesampainya di terminal magelang cari bus ke wonosobo. Dari terminal wonosobo cari angkot kuning ke kota wonosobo terus cari mini bus tujuan dieng dari kota wonosobo. Untuk yang berasal dari jakarta, bandung, dan semarang ada bus langsung ke wonosobo. Di terminal wonosobo oper ke angkot kuning dan ganti ke mini bus tujuan dieng.

Untuk yang dari arah wonosobo (sekitar alun alun) terus saja cari jalan besar ke arah utara. Pada jalan utama tersebut sudah banyak petunjuk arah ke dieng. Jika Anda datang dari arah Wonosobo, begitu tiba di pertigaan Dieng, ambil arah kiri (arah ke Telaga Warna). Lurus terus mengikuti jalan utama menuju ke Desa Sembungan.

Sikunir berada di Desa Sembungan, desa tertinggi di Pulau Jawa, 2.200 mpl. Tiba di Desa Sembungan, wisatawan dikenakan tiket masuk kawasan Desa Wisata sebesar Rp. 10.000,-/orang. Masuk mengikuti jalan desa tersebut. Hati-hati, kondisi jalan cukup sempit di perjalanan menuju Sunrise Bukit Sikunir, bahkan saat keluar dari area pemukiman, kondisi jalan akan lebih sempit lagi, hanya bisa dilalui satu mobil saja. Jalan terus hingga ke area parkir basecamp Sikunir yang berada di tepi Telaga Cebong. Meskipun begitu, wisatawan tak perlu khawatir, karena Pokdarwis setempat telah terlatih mengatur arus kendaraan menuju ke basecamp. Dengan demikian tidak ada kesulitan berarti bagi wisatawan yang akan menuju Sikunir.

20 Tempat Wisata Dataran Tinggi Dieng Paling Populer dan Terfavorit

Untuk jenis kendaraan yang bisa masuk ke spot Sunrise Bukit Sikunir paling besar adalah micro bus berkapasitas 17 seats. Sehingga wisatawan yang menggunakan medium bus berkapasitas 30 seats ke atas tidak bisa menjangkau area basecamp. Bus bisa diparkir di sekitar Gerbang Desa Sembungan, kurang lebih berjarak 800 meter menuju basecamp. Tiba di basecamp, kini saatnya Anda berjalan kaki menyusuri jalan setapak menuju ke puncak Bukit Sikunir. Memang, untuk menjangkau puncak hanya menempuh perjalanan sejauh 800 meter. Namun begitu, karena jalur yang dilalui cukup menanjak, sehingga menjadi perjalanan yang melelahkan, terutama bagi ibu-ibu.

Anda tak perlu khawatir, jika tidak mampu menjangkau ke puncak, bisa berhenti di Pos 1 dekat musholla, dan menyaksikan sunrise dari Pos 1. Jarak dari basecamp hingga ke Pos 1 kurang lebih 450 meter. Jalur yang dilalui berupa jalan setapak, menanjak, dengan struktur tangga batu hingga ke Pos 1. Sedangkan dari Pos 1 sampai ke puncak, kondisi jalan masih berupa tanah, dan melewati jalur ekstrim yang sangat menanjak sekitar 15 meter.

Bagi kalangan penggemar adventur, tentu jalur tersebut tergolong sangat ringan. Tetapi bagi ibu-ibu setengah baya tentu memberikan tantangan tersendiri. Kelelahan dan perjuangan Anda akan terbayar begitu tiba di puncak Sikunir. Pemandangan Sunrise yang diklaim oleh banyak wisatawan dari berbagai penjuru sebagai sunrise terbaik di Indonesia.

Waktu terbaik untuk pergi ke spot Sunrise Bukit Sikunir adalah pada saat musim kemarau, tepatnya pada bulan juni, juli, agustus, september. Pada saat juni sampai september di kawasan dieng sedang dingin dinginnya. Pada saat itu hampir tidak ada kabut dan mendung yang menghalangi pandangan.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *